Jumat, 13 April 2012

Senior dan Junior sistem pendidikan


Senior dan junior dua kata yang hampir sama hanya saja dibedakan pada  huruf depan. tapi seperti itu juga dalam maknanya, senior adalah individu atau kelompok yang masuk dalam suatu lembaga pendidikan terlebih dahulu yang biasanya dikarenakan oleh faktor usia, sedangkan junior adalah individu atau kelompok yang masuk juga dalam suatu lembaga pendidikan hanya saja mereka masuk pada tahun selanjutnya. tidak menutup kemungkinan bahwa junior nantinya akan menjadi senior dengan syarat ketika junior ini mendapatkan pengganti, tetapi gelar ini juga bisa menjadi rangkap terkadang “dia” junior terkadang “dia” senior tergantung dengan siapa lawan bicaranya.

Perbudakan atau  bullying dsb selalu terjadi dikalangan para siswa hingga terkadang mahasiswa juga masih menggunakan istilah senior dan junior, maka yang menjadi junior harus menerima siksaan dari sang senior, dan ini sudah menjadi hukum alam dalam sistem pendidikan secara tidak langsung, jika junior tidak mw disuruh, tidak mw menerima apa yang dibilang senior maka senior berhak memukuli, menakuti dan segala macam bentuk tindak kekerasan yang akan dilakukan oleh senior, apalagi ketika mereka dilawan oleh junior, jika mereka tidak berani one by one dengan juniornya maka tunggulah kehancuran juniornya, pengkeroyokan bakal terjadi kepada sang junior, karena saya ini atau mereka ini adalah SANG SENIOR, maka SANG JUNIOR harus mengikuti apa yang dikatakan SANG SENIOR jika tidak habislah sudah SANG JUNIOR.
sesuai dengan UU atau Undang-undangnya :
1.      Senior selalu benar
2.      jika senior salah maka hukum dikembalikan ke pasal pertama
yah... kurang lebih seperti itu peristiwa yang terjadi dan Undang-Undangnya.
Jika dipandang melalui sudut keIlmuan, peristiwa ini terjadi karena pada umumnya bahwa senior itu ingin dihormati, ingin diakui, dan ingin di segani oleh juniornya, ingin dihargai apalagi, padahal hormat tinggal hormat, kalau minta dihargai emang berapa sih harganya?? jika ingin disegani berbuatlah yang baik dan jika ingin diakui juga maka tunjukkanlah bahwa senior itu selalu ada untuk junior bukan junior yang selalu ada untuk senior. Maka sistem seperti ini yang salah besar dalam dunia pendidikan.
Hal atau peristiwa ini tidak layak untuk senior agar dapat dihormati, diakui dan segala macamnya karena jika dipikir terkadang senior itu tidak membawa manfaat kepada juniornya, maka untuk apa kita menghormatinya? untuk apa kita segan padanya? untuk apa kita menghargaina? jika sama sekali tidak membawa manfaat dan tidak menunjukkan perkara atau hal yang baik pada Juniornya?
Jika sang senior ingin dihormati dan segala macamnya hanya 1 kata kuncinya membawa hal yang bermanfaat dan juga berlaku baiklah kepada sang junior, dengan itu maka junior pun akan menghormati, menghargai dan akan segan kepada sang senior.
Didalam sekolah SMP dan SMA senior dan junior itu adalah hal yang menurut saya masih wajar karena daya pikirnya yang belum terlalu kritis, tetapi dalam sistem perkuliahan hal ini sungguh tidak wajar, senior yang bodoh ingin dihormati dengan junior yang pintar, manalah bisa dan juga manalah mungkin, dan hal ini banyak terjadi hingga terjadilah bullying. Dan jika mahasiswa masih menggunakan sistem ini maka mahasiswa tersebut adalah mahasiswa primitif karena menggunakan sistem yang primitif maka pikirannya masih primitif.
Kecuali kata senior dan junior itu hanya sebuah penamaan saja, sehingga kita mudah untuk menandakan bahwa dia adalah sama dengan kita hanya saja masuk terlebih dahulu atau dia baru saja masuk. tapi hal ini juga bisa menjadi sebuah sistem bullying sesuai dengan yang telah saya jelaskan, tapi bagi saya Kita semua sama : sama-sama ingin belajar dalam sekolah maupun kuliah ini!
Jika ingin dihormati dan segala macamnya maka Anda sebagai senior bawalah hal yang baik dan n bermanfaat bagi kami, juga lebih Cerdas dan pintar lah dari Kami.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar